WATAMPONE– Bupati Pinrang mendorong seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat basis data statistik dalam setiap penyusunan program kerja. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Selain itu, bupati menekankan bahwa ketersediaan data yang valid akan menghindarkan pemerintah dari salah sasaran dalam penyaluran bantuan sosial maupun hibah fisik. Tim dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian kini fokus pada integrasi sistem Satu Data Pinrang agar seluruh informasi publik tersentralisasi secara digital.
Pihak pemerintah daerah menilai bahwa perencanaan yang baik harus senantiasa berpijak pada angka dan fakta yang akurat. Oleh karena itu, Bupati Pinrang meminta Badan Pusat Statistik (BPS) setempat untuk terus mendampingi para operator data di tingkat desa dan kelurahan. Hal ini sangat penting guna menyeragamkan standar pengumpulan informasi kependudukan serta potensi ekonomi lokal di seluruh wilayah kabupaten. Kehadiran data yang sinkron membawa dampak positif bagi efisiensi anggaran daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan tahun 2026.
Mengoptimalkan Integrasi Satu Data dan Literasi Statistik
Bupati menekankan bahwa pemanfaatan teknologi informasi harus mampu mempercepat proses pengambilan keputusan strategis oleh pimpinan daerah. Sebab, dinamika ekonomi masyarakat yang cepat berubah menuntut adanya pembaruan data secara berkala (real-time). Kondisi ini tentu menuntut adanya koordinasi yang solid antara pengelola data sektoral dan tim perencana di tingkat kabupaten. Terutama, pemetaan angka kemiskinan serta stunting akan menjadi prioritas utama guna menentukan arah intervensi kebijakan yang lebih efektif.
Pihak manajemen Satu Data Pinrang juga berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan siber bagi seluruh server penyimpanan informasi daerah. Selanjutnya, sistem pelaporan capaian kinerja setiap instansi akan
Baca Juga:Remaja Bone Diduga Disekap Pacar
menggunakan platform digital guna memastikan transparansi publik tetap terjaga dengan baik. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan akses informasi yang mudah bagi masyarakat yang ingin memantau perkembangan pembangunan di daerahnya. Sinergi yang kuat antara sektor penyedia data dan pengguna kebijakan menjadi modal utama dalam mewujudkan Pinrang yang lebih modern dan sejahtera.
Harapan untuk Kualitas Perencanaan Pembangunan Daerah
Oleh sebab itu, Bupati Pinrang mengajak seluruh kepala desa untuk turut serta mengedukasi warga mengenai pentingnya memberikan keterangan jujur saat pendataan berlangsung. Sinergi yang harmonis antara pencatat data dan responden menjadi kunci utama dalam menghasilkan statistik yang berkualitas tinggi. Maka dari itu, semangat untuk menyajikan data yang jujur harus tetap menjadi budaya kerja bagi seluruh aparatur sipil negara di daerah. Masyarakat juga berharap agar kebijakan berbasis data ini mampu mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok.
Sebagai penutup, dorongan penguatan data statistik oleh Bupati Pinrang ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mengelola birokrasi yang profesional. Setelah itu, tim teknis akan segera menyusun panduan pengisian data sektoral yang lebih sederhana bagi setiap unit kerja perangkat daerah. Akhirnya, kerja keras seluruh pengelola data akan membuat arah pembangunan di Kabupaten Pinrang semakin terukur dan memberikan manfaat nyata bagi semua lapisan. Hal ini akan menjadi langkah nyata dalam memajukan standar tata kelola pemerintahan di Sulawesi Selatan pada tahun 2026 ini.