WATAMPONE– Personel kepolisian Resor Enrekang melakukan razia besar-besaran terhadap aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Petugas berhasil mengamankan puluhan unit motor yang menggunakan knalpot tidak standar di lokasi kejadian. Selain itu, polisi mengambil tindakan tegas ini karena banyaknya laporan warga terkait gangguan ketertiban di jalan raya.
Polisi menyisir beberapa titik yang sering menjadi tempat berkumpulnya para pemuda pada malam hari. Oleh karena itu, petugas langsung mengepung area tersebut agar para pelaku balap liar tidak memiliki ruang untuk melarikan diri. Sebagian besar kendaraan yang terjaring razia tidak memiliki kelengkapan surat-surat resmi.
Penertiban Knalpot Brong dan Balapan Liar
Meskipun para pemuda sempat mencoba kabur, namun kesigapan petugas di lapangan membuahkan hasil yang maksimal. Polisi membawa seluruh motor yang terjaring ke Mapolres Enrekang guna pendataan lebih lanjut. Jadi, langkah ini menjadi efek jera bagi mereka yang masih nekat melakukan aksi berbahaya di jalan umum.
Selanjutnya, pihak kepolisian juga memberikan pembinaan kepada para pemilik motor yang masih berstatus pelajar. Hal ini bertujuan agar mereka memahami risiko kecelakaan yang dapat mengancam nyawa diri sendiri maupun orang lain. Namun, proses hukum tetap berjalan bagi kendaraan yang terbukti melanggar aturan lalu lintas secara berat.
BACA JUGA:Bupati Bone Gagas Kampung Kreatif 300 Ha
Harapan Keamanan Lalu Lintas di Enrekang
Oleh sebab itu, patroli rutin akan terus berlangsung guna memastikan wilayah Enrekang tetap kondusif dan aman. Kapolres meminta peran aktif orang tua untuk mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anak mereka di luar rumah. Sehingga, angka kecelakaan akibat balapan liar dapat berkurang secara signifikan di masa mendatang.
Sebagai penutup, polisi mengimbau warga agar segera melapor jika melihat adanya indikasi balap liar di lingkungan sekitar. Beliau yakin bahwa dukungan masyarakat sangat membantu dalam menciptakan ketertiban lalu lintas yang ideal. Akhirnya, operasi penertiban ini pun berakhir dengan situasi yang tetap terkendali dan kondusif.
